
Bangka Belitung, 23 Juni 2026 – Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa sosialisasi Hybrid Lesson Study bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tanggal 22–23 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan mendukung pengembangan profesional guru secara berkelanjutan setelah mereka menyelesaikan pendidikan dalam Program PPG.
Pelaksanaan PKM tersebut didasari oleh besarnya potensi guru lulusan PPG Batch 3 Tahun 2025 di wilayah Bangka Belitung. Pada batch tersebut, sebanyak 207 guru PAI yang berasal dari tujuh kabupaten/kota mengikuti Program PPG di FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Seluruh peserta telah berhasil menyelesaikan program, dinyatakan sebagai guru profesional, dan memperoleh sertifikat pendidik pada 23 Desember 2025.
Setelah lulus dari Program PPG, para guru diharapkan terus meningkatkan kompetensi profesionalnya melalui berbagai kegiatan pengembangan yang berkesinambungan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui Lesson Study, yaitu model pengembangan profesi guru yang menekankan kolaborasi, observasi proses pembelajaran, refleksi bersama, serta perbaikan praktik mengajar secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan PKM ini, tim PPG FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memperkenalkan konsep Hybrid Lesson Study sebagai salah satu model pengembangan profesional guru yang dapat diterapkan secara fleksibel melalui perpaduan pertemuan tatap muka dan pemanfaatan teknologi. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong terbentuknya budaya belajar bersama di kalangan guru, memperkuat praktik berbagi pengalaman terbaik, serta meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.
Kegiatan PKM di Pulau Belitung dilaksanakan pada 22 Juni 2026 dengan melibatkan 18 guru lulusan PPG Batch 3 Tahun 2025. Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar, manfaat, serta tahapan pelaksanaan Hybrid Lesson Study. Selain mengikuti sosialisasi, rombongan juga melakukan kunjungan ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung.
Kegiatan kemudian berlanjut di Pulau Bangka pada 23 Juni 2026 dengan diikuti oleh 50 guru. Para peserta mengikuti sosialisasi dengan antusias dan memperoleh penguatan mengenai pentingnya komunitas belajar sebagai sarana pengembangan profesi guru yang berkelanjutan. Pada kesempatan tersebut, tim juga melaksanakan kunjungan ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan PKM berlangsung dengan baik dan sesuai dengan agenda yang telah direncanakan. Jumlah peserta pada setiap lokasi disesuaikan dengan kapasitas ruangan yang tersedia di kantor Kementerian Agama setempat. Meskipun demikian, pelaksanaan kegiatan tetap memberikan manfaat yang positif bagi para guru, terutama dalam memperluas pemahaman mereka mengenai pentingnya pengembangan profesi secara berkelanjutan.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, PPG FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mendorong terbentuknya komunitas belajar bagi para guru lulusan PPG. Komunitas tersebut diharapkan dapat menjadi wadah kolaboratif yang memungkinkan para guru terus belajar bersama, melakukan refleksi terhadap praktik pembelajaran, serta berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan agama Islam di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.